Manfaat Merendam Kaki Dengan Air Hangat, Diantaranya Tingkatkan Kinerja Ginjal

Terapi dengan menggunakan air hangat mungkin belum terlalu populer di Indonesia. Padahal manfaat yang dirasakan dengan terapi sederhana ini sangat besar. Seperti yang dilansir dalam karmanboegyss, praktik merendam kaki dengan air hangat merupakan salah satu metode perawatan kesehatan yang sangat populer di Cina sejak ribuan tahun lalu.

Metode Pengobatan tradisional Cina merekomendasikan agar merendam kaki dengan air hangat setiap hari untuk melancarkan sirkulasi darah dan mengurangi kemungkinan mengalami demam. Jika tubuh sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kurang fit, air hangat ini bisa menjadi alternatif untuk membuat badan kita terasa lebih baik.Untuk lamanya waktu merendam kaki agar mencapai hasil maksimal sebaiknya antara 20 sampai 30 menit. Air yang digunakan untuk merendam kaki juga agar  juga tidak terlalu panas, kira-kira temperatur air 38 derajat celcius. JIka terlalu panas malah jadi melepuh hehe.

Istimewa

Praktik ini memang sederhana cukup menggunakan sebuah baskom dan air hangat. Semua orang boleh melakukan ini. Kecuali Jika yang mengidap penyakit jantung yang cukup parah, tekanan darah rendah, dan juga yang terkena penyakit diabetes, sangat-sangat tidak dianjurkan untuk melakukan pengobatan ini.


Manfaat yang akan terasa saat pertama kali melakukan terapi ini adalah hilangnya rasa capek-capek. Otot-otot yang  kaku akan terasa rileks kembali. Dan juga sangat berpengaruh pada kenyamanan dan kualitas tidur. Dan satu hal yang cukup penting dari manfaat merendam kaki dengan air hangat, terutama pada saat malam hari adalah membuat kinerja ginjal menjadi lebih baik. Rasa capek disertai  pegal pada otot disebabkan penumpukan asam laktat pada otot kita. Penumpukan asam laktat terjadi akibat penggunaan otot secara berlebihan.Sementara Otot membutuhkan energi dalam jumlah banyak untuk berkontraksi.Agar dapat menghasilkan energi, otot memecah cadangan gula yang terdapat dalam otot (glikogen). Dalam keadaan kekurangan oksigen, pemecahan gula otot ini menghasilkan asam laktat. Nah dengan merendam kaki di dalam air hangat dapat memperlancar sirkulasi darah di bagian kaki. Logika sederhananya adalah karena air hangat dapat memperlebar pembuluh darah di kaki.

Saya sendiri mempraktekkan terapi ini setiap malam, karena kebiasaan begadanglah yang membuat saya mencoba terapi ini, dan Alhamdulillah manfaatnya terasa ketika hendak tidur, dan saat bangun di pagi hari. Saya biasa menambahkan garam kedalam air hangat yang akan saya pakai berendam kaki, terutama garam yang mengandung magnesium sulfat. Kandungan magnesium sulfat pada garam dapat meredakan nyeri otot atau pun memar. Hal ini sama persis ketika saat kecil waktu jaman khitan (sunat) manual, kita dianjurkan untuk berendam di air laut karena akan membantu proses penyembuhan pasca sunatan. Mungkin karena kandungan garam di air laut kali yah..hehehe

Oia Berdasarkan sebuah hasil survei, ada sekitar 61 persen wanita menghabiskan waktu lebih dari empat jam untuk berdiri seharian. Padahal,jika terlalu lama berdiriakibatnya kurang baik untuk kesehatan kita , karena hal ini dapat menyebabkan nyeri pada kaki. Jadi sebaiknya, setelah lama  berdiri, kita dianjurkan untuk merendam kaki atau tubuh di dalam air hangat jangan lupa tambahkan garam yah, yang penting sekarung garam. Semoga bermanfaat.



Nur Muhammad Al Amin

December 05, 2018 - tanpa komentar